Umur dewasa dimulai dengan umur 18 tahun. Tapi, sebagian orang baru merasa dirinya dewasa ketika menginjak umur umur 20 tahun. Sebagian orang mulai memiliki pressure ketika menginjak umur 20 tahun. Ketika melihat sekeliling yang sudah berproses dan kamu masih nothing. Memang semua orang punya jalannya masing-masing, punya umur kesuksesannya masing-masing. Percaya namun rasa takut itu tak hilang.
Rasa ketakutan itu akhirnya ada yang mewakili, Idgitaf merilis lagu yang berjudul "Takut."
Sudah di kepala dua
Harus mulai dari mana?
Ambisiku bergejolak
Antusias tak keruan
Banyak mimpi-mimpi yang 'kan kukejar
Lika-liku perjalanan
Ku terjebak sendirian
Tumbuh dari kebaikan
Bangkit dari kesalahan
Berusaha pendamkan kenyataan bahwa
Takut tambah dewasa
Takut aku kecewa
Takut trak seindah yang kukira
Takut tambah dewasa
Takut aku kecewa
Takut tak sekuat yang kukira
Aku tetap bernafas
Meski sering tercekat
Aku tetap bernafas
Meski aku tak merasa bebas
Lirik-lirik lagunya sangat mewakili perasaan banyak orang yang takut akan masa depan. Takut jika pilihan yang kita pilih ternyata salah, takut nanti mengecewakan banyak orang, kalau aku gagal gimana? sampai kapan aku mau jadi beban keluarga?
Banyak ketakutan dalam pikiran yang tak bisa diungkapkan begitu saja, yang tak bisa di diskusikan begitu saja. Apalagi buat orang yang terlalu banyak bercanda. Akankah mereka yang mendengarkan akan menanggapi dengan serius? Apakah kita bisa mendapatkan sudut pandang lain yang kita perlukan? Akankah kita dapat ketenangan?
Fadil Jaidi pernah berkata, "Lo hidup jangan kayak gak punya Allah. Masa depan, rezeki lo udah di atur sama Allah. Kalau lo begitu artinya lo meragukan Allah."
Aku yakin enggak sedikit orang yang percaya sama Allah, berusaha positif thinking, tetapi rasa takut itu masih ada. Takut itu emang wajar, tapi kalau enggak bisa dikendalikan itu yang tidak baik.
Jadi, bagaimana cara kalian menanggulangi rasa takut tersebut?
Komentar
Posting Komentar